4 Wanita Cantik dan Tercatat Sebagai Wanita Paling Berbahaya dalam Sejarah

4 Wanita Cantik dan Tercatat Sebagai Wanita Paling Berbahaya dalam Sejarah – Kaum perempuan identik dengan sifat yang halus dan pemaaf serta mengandalkan perasaan dibandingkan dengan logika. Hal inilah yang menjadikan kaum perempuan lebih sering terlihat lemah lembut dibandingkan dengan laki-laki.

Namun, siapa sangka dibalik sifat mayoritas ternyata ada sebagian perempuan yang terkenal akan kecantikan dan juga kekejamannya. Dalam sejarah mencatat beberapa perempuan yang ambisius dan bahkan bisa sangat kejam untuk meraih mimpinya.

Berikut adalah perempuan-perempuan cantik yang dicatat sejarah sebagai perempuan yang kejam dan tidak berperasaan:

  1. Belle Sorensen Gunness

Belle merupakan perempuan yang lahir di keluarga yang mapan, sayangnya Belle memiliki sifat yang buruk yakni haus akan harta. Ia sering menikahi laki-laki paruh baya yang kesepian dengan alasan telah jatuh cinta kepadanya.

Usai menikah maka ia akan mencoba membunuh suaminya, dan bukan hanya suami bahkan anak-anaknya pun tidak segan dihabisi nyawanya hanya untuk memperoleh uang asuransi.

  1. Jane Toppan

Toppan menjadi salah satu perawat yang merupakan pembunuh paling sadis, sebab korbannya adalah pasiennya sendiri. Toppan dibesarkan oleh ayah yang mengalami gangguan jiwa kemudian diadopsi oleh orangtua angkat yang hidup serba terbatas.

Meskipun mengalami gangguan kejiwaan karena lingkungan ia mampu menyelesaikan sekolah perawatnya. Sayangnya ilmu kesehatan yang dimiliki justru digunakan untuk membunuh dan mencabuli pasiennya.

  1. Countess ElizabethBathory

Merupakan seorang ratu kerajaan Hongaria (Slovakia) yang mendapatkan julukan sebagai wanita vampir. Konon Countess memangsa para perempuan desa yang cantik dan muda untuk kemudian dibunuh dan diambil darahnya.

Ia memiliki keyakinan mandi darah perawan muda akan membuatnya tetap awet muda dan cantik. Ia berhasil menyembelih puluhan wanita di desa-desa yang diimingi pekerjaan di dalam istana.

  1. RosemaryWest

West dibesarkan dengan lingkungan yang negatif, semasa kecil mengalami pelecehan seksual dan membuat jiwanya terganggu. Trauma yang dalam inilah yang membentuk karakter West menjadi pembunuh dengan orientasi seksual yang sadis dan berbahaya.

Modus West adalah memberikan tempat tinggal dan makanan bagi tuna wisma muda sehingga mengecoh korbannya. Pembunuhan dilakukan di rumahnya sendiri dan sebelumnya diperkosa dan dikubur di pekarangannya.

Baca Juga : Olahraga Paling Unik yang Pernah dan Masih Ada

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Informasi Dunia Saat Ini © 2017 Frontier Theme